Peribahasa Indonesia paling terkenal beserta artinya
3 teratas menurut 32 suara dari orang: Air tenang menghanyutkan. · Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. · Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya.. (Diperbarui 19 Apr 2023.)
«Air tenang menghanyutkan», «Karena nila setitik, rusak susu sebelanga» dan «Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga»: peribahasa yang paling sering dipakai orang Indonesia, lengkap dengan artinya, dari kumpulan peribahasa Wikiquote dan kamus peribahasa.
20 Teratas
-
1
Air tenang menghanyutkan.
Arti: Orang yang pendiam sering kali menyimpan kemampuan besar.
-
2
Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga.
Arti: Sepandai-pandainya orang, suatu saat pasti berbuat salah.
-
3
Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya.
Arti: Sekali berbuat curang, selamanya orang tidak percaya lagi.
-
4
Kasih hati, minta jantung.
Arti: Sudah diberi sedikit, meminta lebih banyak.
-
5
Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
Arti: Bersusah payah dulu agar bisa hidup enak nanti.
-
6
Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.
Arti: Setiap tempat punya adat dan kebiasaan sendiri.
-
7
Sudah jatuh, tertimpa tangga pula.
Arti: Sudah sial, ditimpa kesialan lagi.
-
8
Patah tumbuh hilang berganti.
Arti: Yang hilang akan selalu ada penggantinya.
-
9
Habis manis sepah dibuang.
Arti: Setelah tidak lagi berguna, ditinggalkan begitu saja.
-
10
Gajah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan tampak.
Arti: Kesalahan sendiri yang besar tidak terlihat, kesalahan kecil orang lain terlihat jelas.
-
11
Rajin pangkal pandai.
Arti: Orang yang rajin belajar akan menjadi pandai.
-
12
Bermain air basah, bermain api hangus.
Arti: Setiap perbuatan pasti ada risikonya.
-
13
Ada asap, ada api.
Arti: Setiap kabar atau kejadian pasti ada sebabnya.
-
14
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.
Arti: Kesalahan kecil bisa merusak nama baik atau hasil kerja seluruhnya.
-
15
Alah bisa karena biasa.
Arti: Hal yang sulit menjadi mudah kalau sudah terbiasa.
-
16
Air tenang jangan disangka tiada buaya.
Arti: Jangan menyangka tempat atau orang yang tenang itu aman.
-
17
Di mana ada kemauan, di situ ada jalan.
Arti: Kalau ada niat yang kuat, pasti ada cara.
-
18
Siapa menabur angin, akan menuai badai.
Arti: Siapa berbuat jahat akan menerima akibat yang lebih buruk.
-
19
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Arti: Sekali bertindak, beberapa tujuan tercapai sekaligus.
-
20
Pikir dahulu pendapatan, sesal kemudian tiada berguna.
Arti: Pikirkan baik-baik sebelum bertindak, karena menyesal kemudian tidak ada gunanya.
Bagaimana urutan peringkat ini? Berdasarkan suara orang: setiap ▲ menambah satu poin dan setiap ▼ mengurangi satu poin. Siapa pun dapat memilih dan menambahkan apa yang kurang.
Apakah ada sesuatu yang hilang?
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!